Paud Al-aldi kunjungi kebun warga

Kepala Sekolah dan guru PAUD Al-Aldi sedang berkunjung ke kebun Selada bersama siswa.(Dok.desa/foto : SNH).

banjaragung.desa.id | (22/02/2018) Kali ini kegiatan Paud Al-aldi adalah mengunjungi kebun warga yang bertanam sayuran, di dampingi oleh Bunda Nurrohani, Bunda Suprihatin dan orang tua murid. Salah satu yang tidak boleh ditinggalkan untuk menambah pengetahuan anak adalah tentang pengenalan lingkungan, antara lain tanaman pertanian.Nah pada kesempatan ini Paud Al-aldi berkunjung ke kebun sayur milik warga untuk bermain sambil belajar dalam mengenal berbagai jenis tanaman, tujuanya mengenalkan kepada anak jenis-jenis sayuran supaya mereka mengetahui obyek secara langsung terhadap apa yang tengah dipelajarinya.

Anak-anak diajak langsung melihat kebun sayur seladah, sawi, cabe dan terong oleh guru mereka. Sambil berjalan mereka dikenalkan tentang berbagai jenis-jenis sayuran dan tanaman yang ada disekitar lingkungan .Antusiasme anak-anak begitu terlihat melalui pertanyaan-pertanyaan mereka yang imut dan lucu tentang tanaman yang dilihatnya.

Bunda Suprihatin sedang menjelaskan tanaman terong kepada siswa. (Dok.desa/foto : SNH).

Kami sengaja membawa anak-anak ke lapangan untuk melihat tanaman secara langsung, sehingga mereka tidak hanya mengetahui tentang tanaman dari gambar yang ada di buku-buku mereka, kata Kepala Sekolah Paud Al-aldi, Nurrohani. Kegiatan ini di lakukan untuk menembuhkan kecerdasan alam dalam diri anak-anak.Kami berharap siswa bisa menjadi generasi yang mencintai lingkungan agar dapat melestarikan kehidupan.

Banyak kegiatan dikebun yang dapat dilakukan untuk membantu perkembangan motoriknya. Misalnya, ketika anak memetik buah atau bunga, dan mengumpulkan daun kering, maka ini merupakan rangsangan baginya untuk menggerakkan jari dan tangannya serta kakinya yang akan membantu perkembangan motoriknya.

Foto bersama dikebun sayur.(Dok.desa/foto : SNH).

Dari kegiatan ini diharapkan anak-anak dapat menambah wawasannya dengan mengetahui bagaimana proses penanaman sayur mayur, perawatan hingga panen dan dapat dikonsumsi”, tambahnya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan makan bersama dengan anak-anak sambil istirahat, dilanjutkan dengan do’a dan foto bersama.

(**snh/ba)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan