Padat karya tunai pembangunan drainase kampung banjar agung

Pelaksanaan kegiatan padat karya tunai pembangunan drainase di RK 01 Kampung Banjar Agung.(Dok.desa/Photo : SNH).

banjaragung.desa.id (23/07/2018). Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri mengenai Padat Karya Tunai, kegiatan pembangunan dalam pelaksanaan anggaran dana desa yang bersumber dari APBN harus memenuhi hok 30 %. Kampung harus melaksanakan kegiatan padat karya tunai yang bisa memenuhi aturan hok 30 %.

Kampung Banjar Agung dalam memenuhi peraturan SKB 4 Menteri mengenai Padat Karya Tunai dengan hok minimal 30 %, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung melaksanakan kegiatan padat karya tunai dengan kegiatan pembangunan drainase dengan volume 500 M yang berlokasi di RK 01 200 M dan RK 03 300 M.

Foto titik 0% kegiatan pembangunan drainase di RK 01. (Dok.desa/Foto : SNH).

Kegiatan pembangunan drainase ini di anggarkan dalam dana desa (DD) tahap 2 40 %. Kampung Banjar Agung telah mencairkan dana desa tahap 2 40 % dan langsung melaksanakan kegiatan padat karya tunai dengan melibatkan tenaga kerja dari warga masyarakat di sekitar lokasi pembangunan drainase yaitu RK 01 dan RK 03 kampung Banjar Agung.

Pendamping desa dan pendamping lokal desa yang merupakan tenaga pendamping kegiatan dana desa yang merupakan kepanjangan tangan dari kementerian desa ikut mengawasi pelaksanaan padat karya tunai tersebut, yang di dampingi oleh pelaksana kegiatan dan aparatur kampung Banjar Agung.

Pelaksanaan kegiatan penggalian pembangunan drainase di RK 01 kampung Banjar Agung.(Dok.desa/Photo : SNH)

Dengan pelaksanaan padat karya tunai ini diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja bagi warga masyarakat terutama warga masyarakat miskin agar dapat meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat di Kampung khususnya kampung Banjar Agung.(rdk.snh)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan