Kesbangpol tulangbawang gelar rapat koordinasi guna mengatasi krisis konflik

Kepala Kampung Tunggal Warga sedang membuka acara rapat koordinasi kesbangpol. (Dok.desa: Affif).

banjaragung.desa.id – TULANG BAWANG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tulang Bawang pada hari ini (13/08/2018) melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) di Kantor Balai Kampung Tunggal Warga mengenai Cara Mengatasi Krisis dan Konflik yang terjadi di masing-masing Kampung yakni Kampung Tunggal Warga dan Kampung Banjar Agung.

Acara ini di pandu oleh Bahrin (Kepala Kampung Tunggal Warga sekaligus Ketua Forum Kepala Kampung) lalu dilanjut pembukaan oleh Jumilah, S.Pd (Sekcam Banjar Agung) dengan disampaikan dukungan penuh dengan adanya kegiatan ini.

Jumilah, S.Pd (Sekcam Banjar Agung) memberikan sambutan acara rapat koordinasi. (Dok.Desa: Affif)

Trobosan ini di lakukan pihak Kesbangpol untuk Mempermudah, Mempercepat Mengetahui, Melayani, Menindaklanjuti, dan Melaporkan konflik atau kejadian yang sedang terjadi. Adapun masalah atau konflik yang bisa dilaporkan diantaranya masalah sosial, budaya, ekonomi, dan agama.

Fatroni, SE (Kabid Kesbangpol) mengatakan, konflik memang sumber utama yang menjadi penyebab perpecahan di kalangan masyarakat untuk itu perlu adanya rapat kordinasi sebelum terjadi konflik berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini terbagi menjadi beberapa moment yakni penyampaian materi dan ditutup dengan tanya jawab.

Peserta rapat koordinasi Kesbangpol tulangbawang (Dok.Desa: Affif).

Rasimin (Sekretaris Kampung Tunggal Warga) menyampaikan pertanyaan, “apabila ada konflik dan sudah diselesaikan di tingkatan Kampung, haruskah dilaporkan ke pihak Kesbangpol?”, ungkapnya.

Dengan tanggap, Septiana (Kasubid Kesbangpol) menjelaskan bahwa “seluruh konflik bisa dilaporkan meski konflik tersebut sudah diselesaikan”, jelasnya.

M. Affif Nurrokhim, SE (Sekdes Banjar Agung) mengajukan beberapa pertanyaan kepada narasumber (Dok.Desa: Affif).

Sekretaris Kampung Banjar Agung, M. Affif Nurrokhim, SE juga mengutarakan pertanyaan mengenai konflik bangunan rumah ibadah yang terjadi di lingkup kampung Banjar Agung dan mendapatkan tanggapan positif dari Kabid Kesbangpol. (Affif)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan