HUT ke-21 tulang bawang dimeriahkan dengan festifal ogoh-ogoh

Peserta festifal ogoh-ogoh dari kampung Banjar Agung. (Dok.desa / foto : Siti Nurhasanah).

banjaragung.desa.id (12/03/2018) : Dalam rangka HUT Tulang Bawang ke 21, Kabupaten Tulang Bawang mengelar Festival ogoh-ogoh, tujuan dari festival ini adalah untuk mengapresiasi kreatifas pemuda bali. disamping itu, festival ini juga untuk melestarikan adat budaya bali dan menjalin silahturahmi antar adat pekraman setulang bawang. Awalnya festifal akan diselenggarakan di cakat raya, karna sesuatu hal yang tidak memungkinkan maka kegiatan dialihkan di lapangan Banjar Dewa.

Festival diikuti oleh 12 peserta yang terdiri dari 9 peserta dewasa dan 3 peserta anak-anak. Festival ini merupakan kegiatan ibadah umat Hindu akan datangnya hari raya nyepi dan tahun baru saka 1940 serta menyambut ulang tahun Tulang Bawang, inilah ciri has Bangsa yang mempunyai bermacam-macam Agama,suku dan budaya yang merupakan kakayaan bangsa Indonesia.

Bupati tulang bawang sedang foto bersama. (Dok.desa / foto : Siti Nurhasanah).

Dalam sambutannya, bupati tulang bawang Hj.Winarti,SE,MH menyambut baik festival tahun ini. Dengan acara perlombaan seperti ini, Winarti mengajak untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, bupati juga mengapresiasi kreatifitas para tokoh dan pemuda bali dalam pembuatan ogoh-ogoh. Winarti juga menambahkan, bahwa keanekaragaman budaya jangan dijadikan perbedaan akan tetapi jadikan suatu kebersamaan. Dengan kebersamaan, maka apa yang menjadi tujuan dari tulang bawang akan tercapai.

Penilaian dalam perlombaan ogoh-ogoh menurut dewan juri, bahwa penilaian dinilai dari keserasian antara tema ogoh-ogoh dengan narasinya. Selain itu, penilaian juga dilihat dari keserasian antara irama tabuh dengan penari ogoh-ogoh. Hasil keputusan dewan juri, pemenang untuk juara 3 diraih dari adat pekraman bali indah kecamatan banjar baru. Pemenang untuk juara ke 2, diraih adat pekraman mekar dewata kecamatan banjar agung. Pemenang juara ke 1,diraih oleh adat pekraman banjar dewa kecamatan banjar agung.

Bupati Tulang Bawang dalam festifal ogoh-ogoh se Kabupaten Tulang Bawang. (Dok.desa / foto : Siti Nurhasanah).

emoga melalui festival ogoh-ogoh ini, budaya dan adat dapat dilestarikan khususnya untuk warga bali. Diharapkan, festival tidak dijadikan ajang untuk menunjukan kekuatan dan kehebatan setiap adat pekraman. Dengan festival ini, semoga persatuan dan kesatuan serta silahturahmi antar adat pekraman tetap terjaga dan terjalin dengan baik dan harmonis.

(**sanah/tuba)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan